• June 3, 2024
Marc Marquez

Marc Marquez Akui Menyerah Untuk Raih Podium di MotoGP Italia 

Pembalap Gresini Marc Marquez mengaku menyerah untuk meraih podium di MotoGP Italia, Minggu (2/6) malam WIB. Setelah sempat berada di posisi ketiga, ia harus merelakan posisinya dan harus puas finis di urutan keempat.

Pembalap Spanyol berusia 31 tahun tersebut berharap skenario serupa terjadi seperti di sesi sprint ketika ia berhasil meraih posisi kedua usai start dari posisi keempat. Pada sesi Grand Prix, Marquez yang start dari posisi ketiga, harus turun satu tingkat usai disalip duo pembalap Ducati Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini.

Bagnaia melesat ke posisi pertama dan Bastianini berada di depan Marquez sepanjang balapan. Lalu pada lap ke-18 dari 23, juara dunia delapan kali tersebut berhasil menyalip Bastianini dan mencoba untuk menyabet posisi kedua dari pembalap Pramac Jorge Martin.

Namun dua lap sebelum balapan berakhir, Bastianini beraksi dengan kembali merebut posisi ketiga, yang membuat Marquez terlempar dari posisi podium. Bastianini lalu meneruskan momentumnya untuk menyalip Martin dengan gemilang di tikungan terakhir sebelum finis. 

Sementara itu, Marquez sendiri sudah tertinggal jauh di posisi keempat dan tidak mampu memberikan perlawanan di akhir balapan, finis dua detik di belakang Bagnaia.

Hasil ini menandai berakhirnya momentum Marquez yang sebelumnya meraih podium pada tiga balapan terakhir. Ia kini berada di posisi ketiga pada klasemen pembalap, selisih 35 poin dari Martin di puncak klasemen setelah tujuh balapan pertama musim ini.

Usai balapan tersebut, Marquez menjelaskan soal kondisinya saat balapan ketika ia mencoba mengejar Bastianini yang membuat bannya cepat habis dan tidak mampu berjuang pada saat-saat terakhir.

Baca juga:

“Saya sudah bilang kepada Anda bahwa bagi saya tidak masalah [di mana saya finis]. Kami tahu apa posisi yang tepat saat ini dan kami tahu di sini Pecco sangat kuat,” ujarnya tentang hasil di Mugello. “Faktanya, dia melakukan akhir pekan yang luar biasa.”

“Tetapi sekali lagi kami hampir mencapai motor tahun ’24. Kami berjuang untuk menjadi yang teratas dan saya sangat menikmati akhir pekan ini.”

“Memang benar saat balapan saya tertahan di belakang Bastianini. Saya mencoba menyalipnya tetapi tidak mungkin. Pada akhirnya bisa saja tapi saya sudah menggunakan banyak ban belakang.”

“Tetapi ketika saya menyalipnya, kecepatannya bagus dan saya mengejar Martin selangkah demi selangkah, tetapi pada dua lap terakhir Bastianini, Anda tahu, dia seperti memakai ban belakang yang baru.”

“Dia sangat cepat pada lap terakhir. Saya menyerah. Saya mengatakan waktunya untuk finis keempat dan dalam waktu tiga minggu kita akan menjalani balapan lagi.”

Marquez juga mengungkapkan dirinya mendapatkan peringatan dari motornya saat mencoba mengejar pembalap di depannya. Namun Marquez yang menggunakan motor Desmosedici GP23, harus mundur melawan pembalap yang menggunakan motor GP24.

“Suhu depan naik, tekanan depan naik,” jelas Marquez. “Saya mencoba untuk bangkit, saya mencoba membuka celah dan kembali, hanya mencoba untuk melihat apa yang mungkin dilakukan.”

“Anda bisa melihat bagaimana saya mengerem di Tikungan 1 dengan kedua ban, kedua bannya tergelincir. Saya bilang satu kali saja tidak apa-apa, tapi dua kali lagi tidak akan melakukannya lagi.”

Marquez juga bersyukur bisa mencapai finis di posisi keempat, apalagi dengan kondisinya yang berada bersama tim baru dan mencoba membangun kembali kariernya usai cedera panjang. Juara dunia MotoGP enam kali ini sebelumnya hanya sekali menang di Mugello di kelas premier. 

“Ini mudah karena saya menang banyak tetapi saya banyak menderita,” ungkapnya. “Dan empat tahun terakhir saya menderita lebih dari yang saya menang. Jadi tidak mudah.”

“Saya mencobanya hari ini dan saya menyimpan beberapa momen tetapi itu tidak memungkinkan. Jadi bagi saya posisi keempat di sini di Mugello adalah hasil yang bagus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *