• July 8, 2024
Marc Marquez

Dapat Posisi Kedua di MotoGP Jerman, Marc Marquez: Rasanya Kayak Juara

Pembalap Gresini Ducati Marc Marquez tampil gemilang di MotoGP Jerman, Minggu (7/7), dengan meraih posisi kedua meski start dari posisi ke-13. Ia mengatakan dirinya terasa seperti memenangkan balapan tersebut.

Mansion88

Marquez akhir pekan di sirkuit Sachsenring dengan buruk, ketika mengalami patah jari di tangan kirinya serta tulang rusuk yang retak karena jatuh di sesi latihan hari Jumat.

Lalu situasi buruk kembali menimpa pembalap Spanyol 31 tahun tersebut pada sesi kualifikasi, yang membuatnya harus mengawali balapan di posisi ke-13.

Baca juga:

Padahal Marquez merupakan disebut-sebut sebagai rajanya Sachsenring, karena tidak terkalahkan ketika berhasil meraih 11 kemenangan beruntun dari 2010-2021 dari kelas junior hingga premier.

Kendati demikian, juara dunia MotoGP enam kali ini tidak menyerah. Ia berhasil merangsek ke posisi 10 besar pada lap pertama. Satu per satu pembalap disalipnya dan akhirnya Marquez berhasil menyentuh garis finis di posisi kedua, di belakang calon rekan setimnya di Ducati, Francesco Bagnaia.

Hasil ini merupakan podium keempatnya pada musim ini. Selain itu, suasana hati Marquez juga semakin berwarna karena bisa berbagi podium dengan adik sekaligus rekan setimnya, Alex Marquez.

Meskipun begitu, Marquez juga tetap frustrasi dengan beberapa insiden yang menimpanya di atas trek.

“Saya merasa seperti memenangkan balapan, inilah perasaan yang sebenarnya,” kata Marquez. “Balapan yang luar biasa, luar biasa! Saya tidak menyangka untuk finis di podium.”

“Akhir pekan telah berakhir dengan sangat baik karena kami terus berjuang, dan karena ini (seperti) Sanfermines (festival lari banteng terkenal di Spanyol).”

“Memang benar kami pulang dengan perasaan yang sangat baik, tapi itu adalah akhir pekan yang buruk dan kami harus belajar.”

“Kami mengalami banyak masalah teknis, saya melakukan kesalahan besar di Tikungan 11 yang berdampak sepanjang akhir pekan. Jika saya mampu mengatasinya, saya akan mampu bertarung dengan Pecco Bagnaia dan Jorge Martín.”

Marquez mengakuinya ia harus menggunakan obat pereda rasa sakit yang paling ampuh pada sesi sprint hari Sabtu karena cedera pada tulang rusuknya yang mengganggu balapan.

Baca juga:

Untungnya Marquez bisa tampil maksimal pada balapan utama setelah menjalani masa pemulihan yang cepat.

“Hal pertama dan terpenting hari ini saya bangun dan merasa tubuh saya lebih baik,” jelas Marquez.

“Jadi saya tiba (pagi ini) dan berkata (kepada tim saya) saya merasa lebih baik hari ini dan saya bisa berkendara dengan agresif, saya bisa berkendara dalam ‘mode Marquez’.”

“Tentu saja jarinya (yang patah) tetapi jari itu bahkan tidak menjadi batasan kemarin. Tulang rusuknya kemarin sangat kaku.”

“Tetapi hari ini saya bisa bangkit dan itu bukan lagi batasan. Tanpa kecelakaan di T11, performa saya akan sama.”

Balapan Marquez tersebut juga bukannya tanpa hambatan ketika sempat bertabrakan dengan pembalap Pramac Franco Morbidelli. Setelah menyalip untuk meraih posisi keempat, pembalap Pramac lainnya Jorge Martin melakukan kesalahan ketika memimpin balapan.

Marquez lalu berhasil merebut posisi kedua dengan menyalip Alex pada dua lap terakhir sebelum balapan berakhir.

“Kami memulai balapan dengan mencoba untuk tidak terlalu menekan ban, mencoba melakukan comeback dengan cara yang lambat. Jangan panik karena di sini super sulit untuk menyalip,” jelas Marquez.

“Kontak dengan Morbidelli adalah hal yang tidak terduga dan kemudian saya kehilangan banyak waktu.”

“Sudah dua lap sebelum kejadian itu Franco agak melebar di Tikungan 1 lalu di sana saya memperlambat motornya sedikit, tapi kemudian saya mendekat. Dua lap setelahnya dia melebar lagi dan kemudian saya bilang sekaranglah waktunya. Tapi dia kembali dan kami melakukan kontak yang besar.”

“Tetapi hal itu juga membuat itu klik, dan bisa total balapan.”

“Dan kemudian di lap terakhir saat saya mengejar adik saya. Banyak tanda tanya, apa yang bisa saya lakukan, menyerang, mengambil risiko? Jika sesuatu terjadi, apa yang akan terjadi?”

“Kami berdua berada di posisi podium dalam dua lap terakhir dan itu membuat segalanya lebih mudah.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *